Simulasi Interaktif Perjalanan Matahari Di Atas Peta Azimut Equidistant Dan Geometri Lintas Pandang Samping Pengamat
Bagaimana sudut pandang elevasi Matahari dihitung dari kedua model geometri.
Analisis kritis mengenai ukuran matahari dan lintasan cakrawala.
1. Perubahan Ukuran Sudut (Angular Size):
Dalam tampak samping Bumi datar, jarak dari pengamat ke Matahari ($S = \sqrt{D_{\text{ground}}^2 + h_{\text{sun}}^2}$) bervariasi secara dramatis sepanjang 24 jam. Pada siang hari, Matahari berada pada titik terdekat ($D_{\text{ground}}$ terkecil), sedangkan pada tengah malam berada paling jauh. Secara hukum perspektif, Matahari seharusnya tampak membesar beberapa kali lipat di siang hari dan mengecil drastis menjadi titik redup sebelum menghilang di malam hari. Di dunia nyata, ukuran sudut Matahari tetap stabil konstan $\approx 0.5^\circ$.
2. Limitasi Batas Spotlight:
Untuk menjelaskan malam hari, model FE membutuhkan Matahari berperilaku seperti lampu sorot (spotlight) dengan jangkauan terbatas ($R_{\text{spotlight}} \approx 10.000$ km). Akibatnya, pada jarak di luar itu, Matahari terputus dari pandangan secara tiba-tiba meskipun posisi geometris tampak sampingnya masih berada puluhan derajat di atas horizon pengamat. Hal ini bertentangan dengan fenomena senja (twilight) yang berangsur perlahan.